Jalan-jalan sendiri memang punya keasikan tersendiri. Nah, kali ini saya coba memberanikan diri jalan-jalan ke sisi barat Indonesia, yaitu Pulau Weh, Provinsi NAD. Sabtu pagi, setelah sebelumnya saya bermalam di Kota Banda Aceh dan menikmati kota itu dalam satu hari, saya bergegas menuju pelabuhan Ulee Lheue. Saya menumpang kapal yang paling pagi, yaitu KM. Express Cantika 89 pukul 8.00. Harga tiketnya Rp65.000 untuk kelas bisnis. Selain kelas tersebut, ada juga kelas eksekutif dan VIP dengan harga masing-masing Rp75.000 dan Rp95.000. Lama perjalanan, adalah 45 menit untuk sampai ke pelabuhan Balohan, Pulau Weh. KM. Express Cantika 89 Pelabuhan Ulee Lheue Di dalam kapal, saya memilih tempat duduk di dekat jendela. Sama halnya seperti saat naik pesawat atau kereta, saya lebih suka duduk di dekat jendela. Namun, kebetulan saya bertemu dengan beberapa teman saya, yang juga akan berwisata ke Pulau Weh. Hanya saja mereka tidak akan menginap di sana. Mereka a...
Di penghujung tahun 2004, tepatnya 26 Desember 2004, tejadi suatu bencana alam yang menelan banyak sekali korban jiwa. Gempa bumi berkekuatan 9,3 skala richter ini meluluh lantakkan wilayah Aceh dan sekitarnya. Beberapa negara di kawasan Asia Tenggara terdampak oleh gempa yang diikuti gelombang tsunami setinggi 9 meter. Untuk mengenang peristiwa tersebut, pada 2009 dibangunlah sebuah museum dengan nama Museum Tsunami Aceh. Museum ini dirancang oleh Ridwan Kamil , yang kini menjadi Walikota Bandung. Museum ini terletak di Kota Banda Aceh. Desainnya unik, jika dari jauh menyerupai bentuk kapal laut raksasa.
Baru kali ini makan gelato yang nyess... jleb... jleb... iwir iwir.... Walau cuaca di luar tidak bersahabat, a.k.a ujan terus, bukan halangan bagi saya untuk mencoba gelato yang manis dan segar rekomendasian Kakak Diah Eksanti yang baik hati. Nama tempatnya Tempo Gelato (2). Kok dua? Ternyata, katanya, tempat pertama ada di daerah Prawirotaman. Tempo Gelato (2) ini ada di kawasan Kaliurang KM 5 Jogjakarta, yang menurut saya adalah surga kuliner. Kalau kamu berangkat dari arah selatan, Tempo Gelato ini ada di sisi kanan, pas di seberang warun nasi padang. Nah, dalam kesempatan yang berbahagia ini (apasih), saya memilih gelato pakai waffle cone renyah. Saya ambil yang harganya Rp25.000. Ternyata, saya dipersilakan oleh simbaknya untuk memilih dua rasa. Karena strawberry, cokelat, vanila, dan kawan-kawannya sudah tak asing di lidah, saya penasaran dengan gelato rasa kiwi dan.... jeng jeng... KEMANGI! Iya, kalau kata orang Sunda mah, SURAWUNG. Wew, kebayang engg...
Comments
Post a Comment