Sejak beberapa bulan lalu, sering sekali mendengar kabar tentang keindahan Teluk Kiluan di Provinsi Lampung. Apalagi cerita tentang lumba-lumba yang muncul di permukaan laut untuk menyapa para wisatawan yang bersambang. Maka, saya dan beberapa kawan saya, memutuskan untuk berangkat ke Teluk Kiluan. Dari belasan kawan-kawan yang berencana pergi juga, akhirnya peserta yang fix ikut dalam trip kali ini adalah saya, Arief, Diangga, Desy, Winda, dan Wati. Kami berangkat Jumat malam, sepulang kerja. Dari Jakarta, kami mengendarai mobil travel yang akan mengantar kami sampai ke Bandar Lampung. Sekitar pukul 2 pagi, kami sampai di pelabuhan Merak. Dari sana kami menumpang sebuah kapal feri. Mobil travel diparkir di bagian bawah kapal, sementara kami naik ke lantai atas. Bagi saya, ini adalah perjalanan pertama menumpang kapal dari Merak menuju Bakauheni. Karena perjalanan malam, ya tidak ada yang bisa kami nikmati, kecuali suara ombak dan angin kencang yang tubuh. B...